“Kami ingin peringatan HUT ke-31 PLN Indonesia Power tidak berhenti pada seremoni. Melalui penanaman pohon dan dukungan bibit lele, kami ingin menghadirkan aksi nyata yang memberi manfaat bagi lingkungan sekaligus membuka peluang produktif bagi masyarakat Desa Margagiri,” ujar Baskoro.
Ketua PIKK PLN Indonesia Power UBP Cilegon, Catalina Baskoro, menambahkan bahwa bantuan bibit lele diharapkan dapat dikembangkan secara berkelanjutan sehingga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
“Kami berharap 6.000 bibit lele ini dapat dikelola dengan baik dan dikembangkan secara berkelanjutan. Harapannya, bantuan ini bisa tumbuh menjadi kegiatan produktif yang memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” kata Catalina.
Dukungan terhadap upaya penghijauan juga mendapat apresiasi dari Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Serang, Bagja Saputra, S.STP., M.Si. Ia menekankan pentingnya perawatan pohon setelah penanaman agar penghijauan memberikan dampak jangka panjang.
“Kami mengapresiasi PLN Indonesia Power UBP Cilegon dan PT Artha Daya Coalindo yang telah berkontribusi dalam upaya penghijauan. Yang terpenting setelah penanaman adalah bagaimana pohon-pohon tersebut dirawat dan dijaga bersama agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” tutur Bagja.
Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (8/10/2026) tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-31 PLN Indonesia Power dengan semangat “INPOWER ECO: Aksi Nyata, Energi Lebih Baik untuk Masa Depan”.
Melalui kolaborasi antara pemerintah desa, masyarakat, dan dunia usaha, penanaman pohon serta pengembangan budidaya lele diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam menjaga lingkungan dan memperkuat peluang ekonomi warga Desa Margagiri.
Editor : Mahesa Apriandi
Artikel Terkait
