“Kejadian hari Minggu, 25 Oktober 2026, jam 16.00 WIB di Lapangan Sepak Bola Kampung Cikurai, Bendungan, Desa Rancasanggal, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang,” kata Romizal, Senin (26/10/2026) malam.
Menurutnya, gesekan bermula ketika seorang pemain dari tim Bendungan terjatuh setelah berbenturan dengan pemain tim Persada. Kata Romizal, salahsatu pemain kemudian menendang tim lawan hingga memicu adu fisik di pinggir lapangan.
Selanjutnya, keributan meluas setelah suporter Bendungan masuk ke lapangan dan menyerang pemain Persada. Sehingga, suporter lainnya ikut turun ke lapangan sehingga bentrokan meluas dipertandingan tersebut.
Editor : Mahesa Apriandi
Artikel Terkait
