Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Akhir Bulan Juni Pemerintah Bagikan Bansos Beras ke Masyarakat! Anggaran Rp 4,9 Triliun Dikeluarkan
Advertisement . Scroll to see content

Dorong Vaksinasi Booster Yang Masih Rendah,Masuk Mal dan Perkantoran Wajib Booster

Rabu, 06 Juli 2022 | 07:41 WIB
  • author Shelma Rachmayanti
Dorong Vaksinasi Booster Yang Masih Rendah,Masuk Mal dan Perkantoran Wajib Booster
Vaksin Boster syarat masuk di area publik. Foto : Instagram/Luhut

JAKARTA, iNewsBanten - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan membeberkan alasan dibalik penerapan kebijakan vaksin booster sebagai syarat masyarakat masuk mal dan area publik lainnya.

Menurutnya hal tersebut dilatarbelakangi oleh capaian vaksinasi booster yang masih rendah.

"Berdasarkan data Peduli Lindungi, dari rata-rata orang masuk mal perhari sebesar 1,9 juta orang, hanya 24,6 persen yang sudah booster. Di tengah peningkatan kasus yang terjadi, hal ini tentu sangat mengkhawatirkan, mengingat antibodi masyarakat akan semakin berkurang," ujar Luhut dalam keterangan resminya.

Maka dari itu, sambungnya, untuk mendorong vaksinasi booster maka syarat perjalanan dan masuk tempat umum seperti mal dan perkantoran, akan diubah menjadi vaksinasi booster.

"Sentra vaksinasi di berbagai tempat, seperti bandara, stasiun kereta, terminal, dan pusat perbelanjaan juga akan diaktifkan kembali untuk memudahkan masyarakat mengakses vaksinasi,” jelasnya.

Dia menambahkan juga telah meminta kepada TNI, Polri, serta Pemerintah Daerah untuk kembali mendorong kebijakan vaksinasi dan juga tracing.

Hal ini dilakukan untuk mencegah kenaikan kasus secara meluas ke depannya sekaligus mempersiapkan langkah-langkah mitigasinya.

Editor: Mahesa Apriandi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut