Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Resmi Dilantik! Wartawan dan Budayawan Gaungkan Pelestarian Budaya Lokal
Advertisement . Scroll to see content

Usai Minum Air Kemasan, Wartawan Kritis 3 Hari dan Mengalami Kebutaan

Sabtu, 03 September 2022 | 07:39 WIB
  • author Jaka Samudra
Usai Minum Air Kemasan, Wartawan Kritis 3 Hari dan Mengalami Kebutaan
Ilustrasi kekerasan terhadap wartawan. Foto: Istimewa

PASURUAN, iNews Banten - Seorang wartawan media lokal bernama M Adim Sukron, diduga dikirimi racun dalam bentuk air kemasan melalui paket kiriman ojek online, di Pasuruan, Jawa Timur. Usai meminum air itu, korban mengalami muntah-muntah dan tidak sadarkan diri. Peristiwa ini terjadi pada beberapa hari lalu, saat korban mendapat kiriman paket sembako atas nama dua media lokal di wilayah Pasuruan. Padahal, media yang disebut tidak pernah mengirimkan paket kepada korban.

Saat pingsan, korban langsung dibawa ke RS Masyitoh Bangil dan kemudian dirujuk ke RSSA Malang. Hingga saat ini, tiga hari berselang, korban masih terbaring di ruang ICU RSSA Kota Malang. Kondisinya kian buruk dan kritis. Korban terus mengalami muntah-muntah, tidak bisa melihat, dan tidak sadarkan diri. Peristiwa ini memicu solidaritas dan keprihatinan dari sejumlah pihak di Pasuruan.

Sejumlah tokoh agama dan insan pers bahkan menggelar doa bersama untuk kesembuhan korban, di Desa Masangan, Kecamatan Bangil. Selain doa bersama, wartawan se Pasuruan juga menggelar aksi galang dana untuk korban dan istri yang tengah hamil muda 3 bulan. Sementara itu, Tim Inafis Polres Pasuruan telah melakukan olah TKP. Meski demikian, hingga kini pihak kepolisian masih belum bisa menyimpulkan kasus tersebut, karena menunggu hasil Labfor Polda Jatim

Editor: Mahesa Apriandi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut