Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kembali Gelar Uji Emisi, Maryono: Jaga Kualitas Udara dan Budayakan Kendaraan Terawat
Advertisement . Scroll to see content

Pertamina Laporkan ada 986 Ribu Pendaftar Yang Ditolak Aplikasi MyPertamina

Jum'at, 14 Oktober 2022 | 11:28 WIB
  • author Riky Fauzan
Pertamina Laporkan ada 986 Ribu Pendaftar Yang Ditolak Aplikasi MyPertamina
Pembeli Pertalite dan Solar wajib mendaftarkan diri di MyPertamina . (Foto: Dok. Pertamina)

SERANG, iNewsBanten - Sebanyak 2,8 juta kendaraan sudah terdaftar di MyPertamina. Namun masih ada 986.644 pendaftar aplikasi MyPertamina yang ditolak.

VP Sales Support PT Pertamina Patra Niaga Zibali Hisbul mengatakan, jumlah tersebut merupakan 34% dari total pendaftar MyPertamina.

"Kendaraan yang verifikasinya diterima sebanyak 1,87 juta kendaraan atau 65% dari pendaftaran, dengan artian mendapatkan QR code," kata Zibali dalam webinar, dikutip Jumat (14/10/2022).

Menurut Zibali, lebih dari 900.000 kendaraan yang mendaftar di My Pertamina ditolak lantaran tidak jelasnya foto data kendaraan dan tidak sinkronnya data yang diunggah.

Zibali menjelaskan, pendaftar yang tidak diterima karena foto STNK tidak terbaca, foto KTP kurang jelas, foto kendaraan dan roda kendaraan tidak sesuai, dan foto nomor polisi tidak sesuai.

Selanjutnya, masih ada jumlah pendaftar yang sedang dalam proses verifikasi sebanyak 11.065 kendaraan. Proporsi pendaftar terbanyak dari kendaraan pengguna Pertalite sebanyak 2,03 juta atau 9% dari total populasi kendaraan.

Kemudian, sisanya 841.724 kendaraan pengguna BioSolar atau 8% dari total populasi kendaraan. Melansir materi yang disampaikan Pertamina, lokasi pendaftar paling banyak melalui web atau aplikasi sebanyak 2,32 juta kendaraan.

Editor: Mahesa Apriandi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut