Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Lotte Chemical Indonesia Salurkan Hewan Kurban dan Kebutuhan Pokok untuk Warga Sekitar Perusahaan
Advertisement . Scroll to see content

Badai Inflasi dan Krisis Guncang Raksasa Perusahaan Fesyen H & M, 1500 Karyawan Harus di-PHK Massal

Kamis, 01 Desember 2022 | 10:55 WIB
  • author Tim Okezone
Badai Inflasi dan Krisis Guncang Raksasa Perusahaan Fesyen H & M, 1500 Karyawan Harus di-PHK Massal

SERANG, iNewsBanten - Perusahaan fesyen H&M resmi melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) kepada 1.500 karyawannya.

Dikutip VOA di Jakarta, Kamis (1/12/2022), pekerja H&M ikut terkena badai PHK karena melemahnya permintaan konsumen.

Ditambah kini meningkatnya inflasi dan krisis biaya hidup menekan anggaran rumah tangga.

Pada September, H&M merilis rencana untuk menghemat sekitar USD190 juta per tahun.

Di mana saat itu H&M melaporkan penjualan triwulanannya lebih rendah dari perkiraan naik hanya 3% dari tahun sebelumnya menjadi USD5,4 miliar.

Adapun angka itu ternyata lebih buruk dari perkiraan analis.

H&M juga melaporkan bahwa biaya restrukturisasi hampir USD76 juta akan dianggarkan pada kuartal IV-2022.

Diketahuim H&M merupakan pengecer busana nomor dua di dunia.

Mereka pun telah mempekerjakan sekitar 155.000 orang.

Sebagai informasi, saham H&m sempat naik lebih dari 0,5% pada awal perdagangan Rabu kemarin.

Diharapkan keputusan ini dapat membuat perusahaan kembali segar sejalan dengan pasar yang lebih luas.

Artikel ini telah tayang dengan judul https://economy.okezone.com/read/2022/12/01/320/2718329/kena-badai-phk-1-500-karyawan-h-m-diberhentikan

Editor: Mahesa Apriandi

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut