Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Atap Bocor dan Lantai Tanah, Lansia 70 Tahun di Warunggunung Pasrah Menatap Rumahnya yang Lapuk
Advertisement . Scroll to see content

Rocky Gerung Singgung Pihak yang Keluhkan Bangunan Istana Peninggalan Kolonial

Sabtu, 17 Agustus 2024 | 06:03 WIB
  • author Y. D. Taruna
Rocky Gerung Singgung Pihak yang Keluhkan Bangunan Istana Peninggalan Kolonial
Rocky Gerung, di kegiatan Refleksi Kemerdekaan ke-79 RI yang digelar Persatuan Alumni GMNI Lebak.

"Kendati ini warisan kolonial, tetapi kita memproduksi narasi pembebasan. Beda dengan seseorang yang minggu kemarin curhat. Buat dia mencium bau kolonial di Istana Merdeka, di Istana Bogor. Tetapi yang dia produksi justru narasi kolonial, divide et empira. Yang dia produksi adalah intimidasi," ucap Rocky.

 

Rocky lalu menyatakan dirinya sebagai bagian GMNI saat ini. Menurut dia, akronim GMNI ialah Gerakan Menyelamatkan Negeri dari Intimidasi.

 

"Itu poinnya. Bung Karno menyelamatkan Indonesia dari intimidasi kapitalisme-kolonialisme. Melalui narasi, dia pamerkan pengetahuannya di 30 Desember di Gedung Indonesia Mengugat. Saya baca pembelaannya, ada statistik eksploitasi, dia hapal luar kepala. Jadi, diperlukan kecerdasan untuk memimpin Indonesia," pungkas Rocky.

 

Rocky kemudian menyepakati ajakan Kepala Museum Multatuli, Ubaidilah Muchtar, yang meminta audiens untuk bahagia karena memotong padi yang ditanam sendiri. Menurut pengajar di Universitas Indonesia (UI) ini, hal itu merupakan prinsip berdikari.

Editor: Mahesa Apriandi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut