Tingkatkan Nasionalisme, Lapas Kelas III Rangkasbitung Putar Lagu Indonesia Raya Setiap Hari
Zaki menambahkan, setiap kali lagu diputar, seluruh WBP diwajibkan berdiri tegak dengan sikap sempurna dan menyanyikan lagu dengan khidmat. “Seiring waktu mereka memahami bahwa ini bentuk penghormatan kepada para pejuang yang telah gugur memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan. Kita sekarang tinggal menikmati hasilnya, maka sudah seharusnya kita mensyukurinya,” ujarnya.
Kebijakan ini tidak hanya berlaku untuk warga binaan, tetapi juga bagi petugas serta pengunjung yang sedang membesuk. Seluruh aktivitas dihentikan sementara saat lagu diputar, sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa para pahlawan.
“Dengan cara ini, kami ingin menumbuhkan rasa nasionalisme, baik bagi WBP, petugas, maupun masyarakat yang hadir di Lapas Rangkasbitung,” tegas Zaki.
Editor : Mahesa Apriandi