Kunjungan Wisata Nataru di Lebak Capai 150 Ribu, Turun hingga 40 Persen Akibat Cuaca Ekstrem
Secara regional, penurunan kunjungan wisata juga terjadi di sejumlah wilayah lain di Provinsi Banten, khususnya destinasi wisata bahari. Yosep mencontohkan kawasan wisata Krakatau serta pantai-pantai di Kabupaten Pandeglang yang mengalami tren serupa selama periode Nataru.
Meski demikian, secara kumulatif tahunan, sektor pariwisata Kabupaten Lebak tetap menunjukkan capaian positif. Sepanjang Januari hingga Desember 2025, jumlah kunjungan wisatawan tercatat melampaui 1,1 juta orang, melebihi target yang telah ditetapkan.
“Bagi kami, kunjungan bukan hanya soal jumlah orang datang, tetapi juga berapa lama mereka tinggal dan seberapa besar perputaran ekonomi yang terjadi di Lebak,” tutur Yosep.
Terkait kontribusi terhadap pendapatan daerah, Yosep menjelaskan bahwa saat ini retribusi pariwisata baru diterapkan di tiga destinasi utama, yakni Sawarna, Bagedur, dan pemandian air panas. Mulai tahun depan, skema pendapatan akan beralih dari retribusi ke pajak, seiring dengan perubahan kebijakan pengelolaan.
“Target pendapatan dari sektor pariwisata sekitar Rp300 juta dan sejauh ini tercapai. Ke depan, fokus kami bukan hanya menarik kunjungan, tetapi juga membina pengelola destinasi agar industri pariwisata Lebak benar-benar memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.
Editor : Mahesa Apriandi