get app
inews
Aa Text
Read Next : Ketua Forum Kebangsaan Banten: Soeharto Layak Pahlawan Nasional, Tolak Penilaian Emosional.

Banjir Rendam Ribuan Hektare Sawah, Ini Langkah DPKP Pandeglang

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:03 WIB
header img
Salah seorang petani tengah menunjukkan lahan sawahnya yang terendam banjir. (Foto: Istimewa).

Hal ini perlu adanya sentuhan dari pemerintah, sebagai upaya membantu petani yang mengalami kerugian, khususnya lahan sawah yang mengalami gagal panen.

"Untuk pembagian teknisnya kita akan bagikan berdasarkan luasan lahan yang terendam banjir dari para petani. Bantuan benih itu 25 kg per hektar, khususnya yang mengalami puso," katanya.

Uun menyebut, akibat adanya banjir yang menggenangi lahan persawahan, cadangan gabah di Kabupaten Pandeglang hilang.

"Kalau kita hitung rata-rata ton per hektare gabah, untuk yang mengalami puso saja, artinya satu hektare 6 ton gabah, 126 ton gabah ini terjadi kegagalan," tegasnya.

Kerugian yang dialami para petani akibat banjir diperkirakan mencapai 126 ton gabah. Jika mengacu pada Harga Pembelian Pemerintah (HPP) gabah yang saat ini ditetapkan sebesar Rp6.500 per kilogram dan menjadi acuan penerimaan Bulog, maka total kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp786 juta. Kerugian tersebut dialami petani yang tersebar di 13 kecamatan yang terdampak banjir.

Sementara itu, salah seorang petani, Udi Mashudi, mengaku mengalami kerugian hingga Rp20 juta dari satu hektar sawah miliknya akibat gagal panen. Ia menyebut tanaman padi membusuk dan mati terendam air, sehingga harus menanam ulang dan kembali mengeluarkan biaya produksi.

“Padi saya rusak semua, terendam banjir. Mau tidak mau harus tanam ulang, dan itu butuh biaya lagi,” kata Udi.

Dia menyampaikan, kerugian yang dialami petani dengan lahan lebih luas bahkan bisa mencapai ratusan juta rupiah, terutama bagi mereka yang memiliki puluhan hektare sawah.

Para petani berharap pemerintah segera melakukan normalisasi sungai yang mengalami pendangkalan akibat sedimentasi, yang dinilai menjadi salah satu penyebab banjir. Selain itu, mereka juga meminta adanya bantuan dan perhatian serius dari pemerintah daerah untuk meringankan beban para petani yang terdampak bencana banjir ini.

Editor : Mahesa Apriandi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut