get app
inews
Aa Text
Read Next : 23 Kursi Penting di Pemprov Banten Bergeser, Siapa Saja yang Dilantik Andra Soni?

Air Sungai Cidahu Keruh, Perusahaan Tambang Klaim Dipicu Faktor Hujan

Minggu, 15 Februari 2026 | 15:54 WIB
header img
Photo aliran sungai cidahu yang tercemari oleh perusahaan tambang, Foto : Istimewa

“Di lokasi tambang kami tidak menggunakan air sama sekali. Jika ada air yang mengalir ke sungai, kemungkinan besar berasal dari limpasan air hujan karena memang belakangan ini curah hujan cukup sering,” ujar H. Soleh saat dihubungi iNewsBanten.

Ia menambahkan, pihak perusahaan telah membenahi tanggul atau pembatas di area tambang. Menurutnya, tidak terdapat aliran air dari dalam lokasi tambang menuju sungai, selain limpasan air hujan.

Sementara itu, tokoh pemuda Kampung Babakan Jaha, Usep, menyampaikan bahwa sebelum aktivitas tambang beroperasi, air Sungai Cidahu dikenal jernih dan dimanfaatkan warga untuk kebutuhan sehari-hari, seperti mandi, mencuci, hingga memasak.

Namun kini, lanjut Usep, kondisi air sungai berubah menjadi keruh dengan warna merah kecokelatan menyerupai lumpur, sehingga tidak lagi layak digunakan oleh masyarakat.

Warga pun berharap adanya kepedulian dan toleransi dari pihak perusahaan agar akses air bersih bagi masyarakat Babakan Jaha dapat kembali terpenuhi. Saat ini, sebagian warga mengandalkan sumur bor milik Masjid Al Ijtima Babakan Jaha sebagai sumber air alternatif.

Usep mengkhawatirkan, saat musim kemarau tiba, pasokan air dari sumur bor tersebut berpotensi berkurang atau mengering karena digunakan oleh banyak warga. Ia menilai wajar jika masyarakat berharap perhatian dari perusahaan, mengingat jarak lokasi tambang dengan permukiman warga cukup berdekatan.
Selain persoalan air, warga juga mengeluhkan dampak lain berupa debu dan kebisingan saat aktivitas tambang berlangsung. 

Masyarakat berharap seluruh persoalan tersebut dapat segera dicarikan solusi bersama agar tidak berlarut-larut dan tidak menimbulkan konflik sosial di kemudian hari.

Editor : Mahesa Apriandi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut