get app
inews
Aa Text
Read Next : Ketua Forum Kebangsaan Banten: Soeharto Layak Pahlawan Nasional, Tolak Penilaian Emosional.

Program Bang Andra Dibahas Jurnalis TV Banten, 1.200 Km Jalan Desa Rusak Jadi Perhatian

Sabtu, 07 Maret 2026 | 13:11 WIB
header img
Suasana diskusi temu media dengan membahas program jalan desa di banten, jumat 6 maret 2026.

SERANG, iNewsBanten - Pusat Pelatihan Jurnalis TV Banten menggelar diskusi media terkait program unggulan Pemerintah Provinsi Banten, khususnya pembangunan infrastruktur jalan desa melalui program Bang Andra (Bangun Jalan Desa Sejahtera).

 

Program yang digagas Andra Soni itu dipaparkan langsung oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banten, Arlan. Program Bang Andra disebut sebagai upaya percepatan pembangunan jalan desa untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

 

Arlan menjelaskan, program tersebut dilaksanakan berdasarkan Keputusan Gubernur Nomor 17 Tahun 2025. Melalui kebijakan itu, pemerintah provinsi dapat membantu pembangunan jalan desa meskipun kewenangannya berada pada pemerintah kabupaten/kota.

Pada kuartal pertama tahun ini, Pemprov Banten mengalokasikan anggaran sebesar Rp164 miliar untuk pembangunan jalan desa sepanjang 71 kilometer.

 

Menurut Arlan, masyarakat melalui kepala desa dapat mengajukan proposal perbaikan jalan rusak kepada Pemprov Banten. Usulan tersebut kemudian akan diverifikasi langsung oleh tim di lapangan sebelum ditetapkan sebagai lokasi pembangunan.

 

Ia menambahkan, terdapat sejumlah kriteria dalam penentuan prioritas pembangunan, di antaranya jalan yang mendukung kawasan pertanian, kawasan industri, serta jalan dengan kondisi rusak berat.

 

Namun demikian, Arlan mengakui belum semua jalan rusak dapat diperbaiki karena keterbatasan anggaran dan sumber daya manusia. Saat ini, program Bang Andra baru mampu menangani sekitar 30 titik dari ratusan proposal yang diajukan masyarakat.

 

“Gubernur terus berupaya mempercepat pembangunan dengan berkoordinasi dengan pemerintah pusat, termasuk dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia,” ujar Arlan.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten menyebutkan ada 1.200 km jalan desa yang rusak dan layak diperbaiki di Banten. Pemprov sendiri menargetkan memperbaiki sekitar 300-350 kilometer jalan rusak selama lima tahun dengan APBD.

 

Kepala Dinas PUPR Banten, Arlan Marzan, mengatakan telah menerima usulan sebanyak 2.500 kilometer jalan desa dari kabupaten/kota yang rusak. Namun, setelah diverifikasi, ada sekitar 1.200 kilometer jalan yang layak diperbaiki.

 

"1.200 kilometer itu yang sudah diverifikasi layak masuk program Bangun Jalan Desa Sejahtera atau Bang Andra. Jalan tersebut adalah jalan kewenangan desa dan kabupaten," kata Arlan dalam diskusi di Pusat Pengembangan Jurnalis TV (PPJTV) Banten, Kota Serang, Jumat (7/3/2026).

Sementara itu, Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Provinsi Banten, Arif Agus Rakhman, mengatakan program Bang Andra merupakan bagian dari janji kampanye pasangan Andra Soni dan Dimyati Natakusumah.

 

Menurutnya, program tersebut juga sejalan dengan visi pembangunan nasional yang diusung Prabowo Subianto melalui Asta Cita, khususnya dalam memperkuat pembangunan dari desa untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

 

Selain program Bang Andra, Pemprov Banten juga menjalankan sejumlah program lain, seperti makan bergizi gratis, pembentukan koperasi Merah Putih, serta program pendidikan gratis bagi siswa SMA, SMK, dan SKH di Provinsi Banten,” ujarnya.

 

Editor : Mahesa Apriandi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut