get app
inews
Aa Text
Read Next : Peduli Kondisi Warga, Lurah Citangkil Ajak Industri Bantu Perbaikan Rumah Tak Layak Huni

Harga Plastik Naik, Pengusaha Tangerang Lakukan Efisiensi Operasional Produksi

Rabu, 22 April 2026 | 12:19 WIB
header img
Suasana pabrik bata sebelum PHK Masal dan tutup (doc istimewa)

Tangerang, iNews Banten - Kalangan pelaku usaha di Kabupaten Tangerang, Banten, mulai berancang-ancang melakukan efisiensi produksi hingga tenaga kerja menyusul kenaikan harga bahan baku, khususnya plastik, yang dipicu dinamika geopolitik global.

Ketua Apindo Kabupaten Tangerang, Herry Rumawatine mengatakan, efisiensi produksi itu dilakukan menjaga untuk menjaga keberlangsungan industri di tengah tekanan biaya produksi yang kian berat.

"Ini mulai terasa. Makanya kalau ini terus berlarut-larut, pasti dampaknya besar. Mau tidak mau, perusahaan-perusahaan harus ambil langkah-langkah. Yang paling efektif adalah efisiensi," ujar Herry, Selasa (21/4/2026).

Herry menjelaskan, kenaikan harga bahan baku dan energi akibat gangguan geopolitik global mulai memberikan tekanan nyata, terutama bagi perusahaan yang bergantung pada impor dan pasar ekspor. Selain itu, hambatan distribusi turut memperburuk kondisi dengan mendongkrak biaya produksi.

Jika situasi ini tidak segera membaik, Herry mewanti-wanti adanya potensi pemutusan hubungan kerja (PHK) massal sebagai risiko terburuk.

"Memang itu belum dilakukan (efisiensi tenaga kerja), tapi ibaratnya sudah melakukan evaluasi dan sudah ancang-ancang kalau tidak ada perubahan," kata Herry.

Herry mengatakan, pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah guna menjaga stabilitas industri dan iklim investasi di daerah. 

Herry mendesak pemerintah untuk mengeluarkan kebijakan yang tidak menambah beban pelaku usaha, terutama terkait harga energi dan biaya operasional.

"Harusnya pemerintah ambil kebijakan-kebijakan yang tidak memberatkan dunia usaha kalau tidak mau kita melaksanakan efisiensi ketenagakerjaan. Kalau tidak dilakukan, mau tidak mau itulah, efisiensi cost produksi maupun cost tenaga kerja," tuturnya.

Editor : Mahesa Apriandi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut