Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Aliran Sungai Cibanten Tertutup Sampah, Ancaman Banjir Kembali Intai Warga Unyur
Advertisement . Scroll to see content

Sampah Kembali Menggunung di Sungai Cibanten, Upaya Pembersihan Dinilai Belum Menyentuh Akar Masalah

Kamis, 11 Juni 2026 | 20:34 WIB
  • author Erdi
Sampah Kembali Menggunung di Sungai Cibanten, Upaya Pembersihan Dinilai Belum Menyentuh Akar Masalah
Kondisi Sungai Cibanten di Kecamatan Kasemen kembali memprihatinkan. Tumpukan sampah rumah tangga memenuhi aliran sungai hingga puluhan meter.

SERANG, iNewsBanten - Persoalan pencemaran Sungai Cibanten kembali menjadi sorotan setelah ditemukan tumpukan sampah dalam jumlah besar di belakang Perumahan Harmoni 2, Kecamatan Kasemen, Kota Serang. Temuan ini memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas pengawasan pemerintah daerah terhadap kawasan bantaran sungai yang selama ini menjadi lokasi pembuangan sampah liar.

 

Berdasarkan pantauan di lapangan, tumpukan sampah didominasi limbah rumah tangga seperti plastik sekali pakai, styrofoam, kemasan makanan, kayu bekas, hingga kasur yang diduga sengaja dibuang ke aliran sungai. Volume sampah yang membentang hingga sekitar 100 meter tidak hanya mempersempit badan sungai, tetapi juga berpotensi mengganggu fungsi drainase alami dan meningkatkan risiko banjir saat musim hujan.

 

Kondisi sungai juga terlihat memprihatinkan. Air berwarna cokelat pekat dengan aroma tidak sedap tercium dari lokasi. Sejumlah titik bahkan dipenuhi lalat yang mengindikasikan proses pembusukan sampah organik telah berlangsung cukup lama. Temuan ini menguatkan dugaan bahwa pencemaran tidak terjadi dalam hitungan hari, melainkan berlangsung secara terus-menerus tanpa penanganan yang maksimal.

Editor: Mahesa Apriandi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut