get app
inews
Aa Text
Read Next : Tingkatkan Kesiapsiagaan Darurat, Simulasi Pemadaman Kebakaran Digelar pada Bulan K3 Nasional 2026

Warga Cilegon Bergerak Hijau, Tanam Pohon dan Bangun Sumur Resapan Hadapi Ancaman Iklim

Sabtu, 25 April 2026 | 01:00 WIB
header img
Warga Cilegon Bergerak Hijau, Tanam Pohon dan Bangun Sumur Resapan Hadapi Ancaman Iklim (Foto:iNewsBanten)

CILEGON, iNewsBanten- Perubahan iklim yang kian terasa di Kota Cilegon, Banten, mulai berdampak pada kondisi lingkungan dan kualitas hidup masyarakat. Peningkatan suhu, berkurangnya ruang terbuka hijau, hingga potensi banjir akibat minimnya resapan air menjadi tantangan nyata yang perlu segera diatasi.

 

Di tengah kondisi tersebut, upaya sederhana namun berkelanjutan seperti penanaman pohon dan pembangunan sumur resapan dinilai menjadi langkah penting untuk mengurangi jejak karbon sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem di kawasan perkotaan.

Aksi nyata itu diwujudkan melalui kegiatan penghijauan di kawasan  Hutan Kota Cilegon, yang melibatkan pegawai, relawan, masyarakat, serta pegiat lingkungan. Kegiatan ini juga merupakan bagian dari peringatan Hari Bumi Sedunia 2026.

Dalam pelaksanaannya, PLN Indonesia Power UBP Banten 1 Suralaya menggandeng relawan dari Perumnas Cibeber sebagai bentuk kolaborasi lintas elemen masyarakat. Kegiatan ini mengusung tema “Our Power, Our Planet.”

Manager Operasi, Nuriazizi, mengatakan pihaknya bersama pegawai, relawan, dan masyarakat setempat melakukan restorasi lingkungan melalui penanaman pohon dan pembuatan sumur resapan.

“Kami bersama pegawai PLN Indonesia Power UBP Banten 1 Suralaya serta relawan dan masyarakat setempat berupaya melakukan restorasi lingkungan melalui penanaman pohon dan pembuatan sumur resapan,” ujarnya saat diwawancarai Jumat (24/04/2026).

Sebanyak 50 bibit pohon ditanam secara bertahap, terdiri dari berbagai jenis seperti pohon salam, bougenvil, palem, dan pucuk merah. Tanaman tersebut dipilih karena memiliki nilai ekologis, mulai dari kemampuan menyerap karbon hingga membantu menjaga kualitas udara dan keseimbangan lingkungan.

 

Selain penanaman pohon, kegiatan ini juga mencakup pembuatan sumur resapan sebagai solusi untuk meningkatkan daya serap air tanah dan mengurangi potensi genangan saat musim hujan.

Nuriazizi menambahkan, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen dalam pelestarian lingkungan sekaligus upaya mendorong kesadaran kolektif masyarakat.

 “Kami berharap langkah ini dapat memberikan dampak nyata serta menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk turut ambil bagian dalam menjaga lingkungan,” katanya.

 

 


        
     Foto: Sumur Resapan 

 

Sementara itu, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kota Cilegon, Sabri Mahyudin, menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak boleh berhenti sebagai seremoni semata.

 

“Ini harus menjadi gerakan berkelanjutan. Kami berharap bisa menjadi contoh bagi berbagai pihak untuk bersama-sama menciptakan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat,” ujarnya.

Melalui kolaborasi lintas elemen, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat fungsi ekologis kawasan permukiman sebagai ruang terbuka hijau, sekaligus menjadi sarana edukasi lingkungan bagi masyarakat dalam menghadapi tantangan perubahan iklim.

 

Editor : Mahesa Apriandi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut