Keluarga Korban Pembacokan di Cengkareng Minta Pelaku Dihukum Berat
PANDEGLANG, iNewsBanten - Suasana duka masih menyelimuti keluarga AH (20), korban pembacokan brutal yang terjadi di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat. Pihak keluarga yang ditemui di Kampung Tanjung Sari, Desa Teluk, Kecamatan Labuan, Pandeglang, Banten, mengaku sangat terpukul atas peristiwa tragis tersebut. Rabu, (06/05/2026).
AH ditemukan meninggal dunia setelah mengalami luka bacokan pada Selasa lalu, tidak jauh dari tempatnya bekerja. Korban diketahui baru sehari bekerja sebagai karyawan di sebuah pabrik roti.
Paman korban, Surdi, mengungkapkan kesedihan mendalam sekaligus kemarahan atas kejadian yang menimpa keponakannya. Menurutnya, korban dikenal sebagai pribadi baik dan tidak memiliki masalah dengan siapa pun.
“Kami sangat terpukul. Korban itu orangnya baik, tidak punya musuh. Kami berharap pihak kepolisian bisa mengusut tuntas kasus ini dan pelaku dihukum seberat-beratnya sesuai hukum yang berlaku,” ujar Surdi.
Hal senada disampaikan kakak korban, Lia Khodijah. Ia menyebut Ahmad merupakan tulang punggung keluarga yang selama ini membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Editor : Mahesa Apriandi