get app
inews
Aa Text
Read Next : 5 Kali Beturut-turut, Kabupaten Tangerang Pertahankan Gelar Juara Umum MTQ Banten

Titik Api Kebakaran TPA Jatiwaringin Tersisa 5 Persen

Jum'at, 10 Juli 2026 | 09:25 WIB
header img
Kebakaran masih melanda Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat (10/7/2026). (Foto: Istimewa).

Tangerang, iNews Banten - Kebakaran masih melanda Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat (10/7/2026). Hingga kini, petugas masih berjibaku memadamkan titik api yang tersisa sekitar 5 persen.

Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid mengatakan, upaya pemadaman yang dilakukan oleh petugas selama 10 hari terakhir telah menunjukkan hasil yang signifikan. 95 persen dari total 15 hektare yang sebelumnya terbakar, kini telah berhasil dipadamkan.

"Ini sudah mencapai sekitar 95 persen asap dan api ini sudah padam. Masih ada sisa sekitar 3 hektare lagi yang kita lakukan proses pemadaman api," ujar Maesyal.

Maesyal menyebut, saat ini proses pemadaman masih terus dilakukan oleh personel gabungan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan Manggala Agni tampak sibuk memadamkan api yang tersisa dan mencegah terjadinya perambatan.

Selain penanganan dari darat, helikopter water bombing juga dikerahkan untum melakukan operasi pemadaman melalui jalur udara.

"Tentunya memang masih ada tadi saya naik ke atas puncak timbunan sampah, masih ada lokasi-lokasi yang muncul api dan juga asap. Nah ini akan dilakukan pemadaman melalui udara menggunakan water bombing," jelas Maesyal.

Maesyal menegaskan, petugas gabungan akan terus bekerja hingga dipastikan api dan asap benar-benar padam di timbunan sampah TPA Jatiwaringin.

"Kami ya bersama Manggala Agni terus berjibaku, tadi saya sudah minta juga kesediaan beliau supaya, supaya tuntas. Tuntas tidak ada asap, tidak ada api semua," jelasnya.

Kebakaran di TPA Jatiwaringin pertama kali terjadi pada Selasa (30/6/2026). Hingga kini, proses pemadaman masih terus dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur, termasuk penggunaan alat berat dan helikopter water bombing untuk mempercepat pengendalian api di area timbunan sampah.

Editor : Mahesa Apriandi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut