Banten Jadi Pilot Project Program Nasional Kedaulatan Pangan dan Energi
SERANG. iNewsBanten.id - Ancaman krisis pangan dan energi global yang kian nyata mendorong hadirnya sebuah langkah strategis untuk menjaga keberlangsungan bangsa.
Menjawab tantangan tersebut, PT Palma Pertiwi Makmur bekerja sama dengan Jaringan BUMDes Nasional dan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal secara resmi meluncurkan Program Nasional Kedaulatan Pangan dan Energi. Inisiatif ini berfokus pada mewujudkan Indonesia yang tangguh, mandiri, dan sejahtera dari tingkat akar rumput, sekaligus menjadi wujud nyata dalam mendukung agenda Asta Cita ke-6 Presiden Prabowo Subianto untuk membangun ekonomi nasional dari desa melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha unsolicited.

Provinsi Banten terpilih menjadi titik awal implementasi proyek percontohan nasional ini sebelum nantinya diperluas ke 38 provinsi lainnya. Pemilihan Banten didasari oleh potensi ekonomi desanya yang sangat besar di sektor pangan, energi, pariwisata, kelautan, dan agroindustri, serta didukung oleh kesiapan ekosistem BUMDes di seratus desa unggulan.
Momen peluncuran program ini juga dirangkaikan dengan pengukuhan pengurus Forum BUMDes Merah Putih DPW Provinsi Banten oleh Gubernur Banten, Andra Soni.
Dalam sambutannya, Gubernur Banten berharap kerja sama ini dapat mempercepat indeks pembangunan daerah. Kolaborasi lintas sektor ini diarahkan untuk meningkatkan produktivitas, menggenjot hilirisasi produk unggulan desa, memperdayakan UMKM dan BUMDes, serta memperkuat infrastruktur pendukung ekonomi masyarakat, mengingat kemajuan desa merupakan fondasi utama kemajuan suatu daerah.
Sebagai bentuk aksi nyata di Banten, program ini menargetkan pembangunan seratus unit Pertashop, seratus unit sarana penggilingan beras, dan seratus unit Desa Ekspor Sabut Kelapa.
Dengan total 300 unit usaha yang akan berjalan, proyek percontohan ini diproyeksikan mampu menyerap lebih dari seribu lapangan kerja baru, memperkuat rantai pasok pangan dan energi nasional, sekaligus meningkatkan devisa negara melalui ekspor komoditas desa.
Seluruh rencana kerja BUMDes telah dirancang secara matang, mencakup kesiapan finansial, penerapan teknologi modern, hingga penguatan konsep melalui kolaborasi dengan kalangan akademisi perguruan tinggi.
PT Palma Pertiwi Makmur berperan sebagai pengintegrasi, penjamin, sekaligus pembeli hasil produksi desa untuk memastikan program dapat terus bergulir dan direplikasi ke ranah nasional.
Khusus untuk penguatan infrastruktur energi di pedesaan dan kawasan pesisir, PT Palma Pertiwi Makmur menggandeng Koperasi Nasional Pertamina Bersatu 139. Koperasi yang beranggotakan para pekerja Pertamina ini berkomitmen membangun seratus unit Pertashop di setiap provinsi demi menjamin kelancaran distribusi bahan bakar minyak yang berkualitas bagi masyarakat desa dan para nelayan.
SInergi lintas sektor ini diharapkan menjadikan Banten sebagai daerah pelopor kedaulatan pangan dan energi yang dapat menginspirasi wilayah lain di seluruh Indonesia.
Editor : Vitrianda Hilba Siregar