get app
inews
Aa Text
Read Next : Kekurangan Dokter Radiologi, Dinkes Banten Manfaatkan Rontgen Portabel Berbasis AI

CKG di Banten Tembus 5,96 Juta Orang, Hipertensi dan Diabetes Jadi Temuan Terbanyak

Senin, 24 Agustus 2026 | 15:57 WIB
header img
Warga melakukan cek kesehatan gratis (CKG) di Gedung Serba Guna (GSG) Tigaraksa, Kabupaten Tangerang. (Foto: Istimewa).

Tangerang, iNews Banten - Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten mencatat, sebanyak 5.969.889 jiwa warganya telah memanfaatkan cek kesehatan gratis (CKG) sepanjang 2026.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Banten, Ati Pramudji Hastuti mengatakan, capaian tersebut telah melampaui target nasional yang ditetapkan pemerintah pusat. Target CKG di Banten sebelumnya ditetapkan sebanyak 5.934.010 orang atau 46 persen dari total penduduk.

"Capaian Pemerintah Provinsi Banten per tanggal 19 Agustus sebesar 46,28%  yaitu kurang lebih 5.969.889 jiwa dari seluruh jumlah penduduk total 13 juta jiwa," ujar Ati, Jumat (21/8/2026).

Dari pemeriksaan CKG, Ati menyebut terdapat perbedaan masalah kesehatan yang paling banyak ditemukan berdasarkan kelompok usia.

Pada masyarakat berusia di atas 15 tahun, hipertensi dan diabetes melitus menjadi masalah kesehatan yang paling banyak ditemukan. 

Sementara pada anak-anak berusia di bawah 15 tahun, masalah kesehatan yang dominan yakni karies gigi dan gangguan penglihatan.

"Kalau di atas 15 tahun hipertensi diabetes tapi di bawah 15 tahun adalah karies gigi dan ini maka apa yang menjadi hasil dari CKG menjadi kebijakan ke depan pemerintah harus bertindak sesuai dengan pola penyakit yang ada di Banten," ungkapnya.

Selain kedua kelompok penyakit tersebut, Ati mengatakan TBC juga menjadi perhatian pemerintah daerah. Dinkes Banten terus memperluas skrining TBC melalui program CKG untuk meningkatkan penemuan kasus.

Hingga 19 Agustus 2026, capaian skrining TBC di Banten telah mencapai 63 persen dari target 50.750 kasus atau sekitar 30.450 pemeriksaan.

"Di Banten sendiri alhamdulillah tahun ini pun meskipun belum selesai sampai 19 Agustus capaian kita sudah di angka 63 persen dari target 50.750 kasus," jelasnya.

Untuk memperluas penemuan kasus TBC, Dinkes Banten juga memanfaatkan teknologi rontgen portabel yang terintegrasi dengan telepon seluler. Teknologi tersebut digunakan untuk membantu proses skrining di lapangan.

"Ya karena ini sudah uji coba semuanya tahapan uji coba 99,99% ini semua akurasinya tercapai. Jika ada keraguan kami tetap konsultasi ke dokter spesialis radiologi itu," katanya.

Editor : Mahesa Apriandi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut