Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pewarta Tangerang Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis yang Hilang Saat Liput Erupsi Anak Krakatau
Advertisement . Scroll to see content

Pertemuan Warga Bukit Nusa Indah dengan Pemkot Tangsel Bahas SMPN 25 Diundur

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:02 WIB
  • author / Tim iNews
Pertemuan Warga Bukit Nusa Indah dengan Pemkot Tangsel Bahas SMPN 25 Diundur
Foto: Kawasan Bukit Nusa Indah yang menjadi lokasi polemik rencana pembangunan SMPN 25 Tangsel. (Foto: Istimewa).

‎Salah seorang warga terdampak pembangunan SMPN 25, Edy Dwi Daryono, mengatakan pihaknya berharap pertemuan dapat segera dijadwalkan kembali.

‎Diundur, dengan waktu yang tidak ditentukan. Kalau kami ingin pertemuan di hari Sabtu depan,” ujar Edy saat dikonfirmasi iNews Banten. id

‎Warga sebelumnya berharap pemerintah daerah dapat hadir langsung dan berdialog dengan masyarakat. Menurut mereka, pembahasan mengenai pembangunan SMPN 25 tidak hanya berkaitan dengan kesesuaian lokasi berdasarkan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).

‎Masyarakat juga ingin memperoleh penjelasan mengenai dampak pembangunan terhadap lingkungan dan kehidupan warga yang berada di sekitar lokasi proyek.

‎Sejumlah hal yang menjadi perhatian masyarakat meliputi desain dan posisi bangunan, akses keluar-masuk sekolah, kondisi lalu lintas, aspek keselamatan, lingkungan, ruang parkir, hingga kenyamanan kawasan permukiman.

‎Hendy, warga lainnya, sebelumnya meminta Pemkot Tangsel membuka ruang komunikasi secara langsung dengan masyarakat terdampak.

‎“Kami berharap Pemkot Tangsel jangan hanya menyampaikan bahwa secara tata ruang lokasinya sesuai. Silakan datang dan temui warga, dengarkan apa yang menjadi kekhawatiran dan keberatan masyarakat,” kata Hendy.

Editor: Mahesa Apriandi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut