DBD di Lebak Tembus 793 Kasus, Tiga Pasien Meninggal Dunia
Dari sejumlah wilayah di Kabupaten Lebak, Kecamatan Rangkasbitung tercatat sebagai daerah dengan kasus DBD terbanyak. Hingga Agustus 2026, terdapat 148 kasus atau sekitar 18,6 persen dari total kasus DBD di Kabupaten Lebak.
Menurut Nining, peningkatan kasus DBD dipengaruhi sejumlah faktor, di antaranya perubahan iklim, suhu yang hangat, kepadatan penduduk, serta pengelolaan air yang belum optimal.
Kondisi tersebut dapat memicu munculnya genangan air yang menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti, penyebab penyakit DBD.
“Motor lainnya adalah penduduk yang padat dan pengelolaan air yang kurang baik, sehingga menimbulkan tempat perindukan nyamuk,” ujarnya.
Dinkes Lebak juga mencatat tiga pasien meninggal dunia akibat DBD sepanjang periode tersebut.
Editor: Mahesa Apriandi