Pemadaman Listrik PLN ULP Malingping Lebak Molor hingga Malam, Warga Kecewa dan Pengusaha Ikan Rugi
Keluhan serupa disampaikan Majid, pelaku usaha perikanan yang turut merasakan dampak pemadaman listrik. Baginya, listrik bukan sekadar penunjang aktivitas, melainkan kebutuhan penting untuk menjaga kelangsungan hidup ikan yang dibudidayakan.
Saat aliran listrik terputus, sistem sirkulasi air tidak dapat berfungsi secara normal. Untuk mengantisipasi risiko ikan mengalami kekurangan oksigen hingga mati, Majid terpaksa mengoperasikan generator set (genset) sebagai sumber listrik alternatif.
Akibatnya, ia harus mengeluarkan biaya tambahan untuk membeli bahan bakar genset, dengan kebutuhan mencapai sekitar delapan liter dalam sehari.
"Dampak mati listrik, yang paling dirugikan itu dibandingkan usaha yang lain yaitu usaha ikan ini, karena sirkulasinya mati, salah satu solusinya harus menggunakan genset," ungkapnya.
Kerugian akibat pemadaman listrik juga bukan kali pertama dialami Majid. Ia mengaku pernah kehilangan hampir satu kuintal ikan akibat kejadian serupa.
"Pernah waktu itu kejadian, mati lampu, mengalami kerugian hampir satu kuintal, ikan mati," ujarnya.
Pengalaman tersebut membuat pemadaman listrik berkepanjangan menjadi persoalan serius bagi pelaku usaha perikanan. Selain berpotensi menyebabkan kerugian, kondisi itu juga memaksa pelaku usaha mengeluarkan biaya tambahan demi mempertahankan usahanya.
Editor: Mahesa Apriandi