Duka Mendalam dari Tanah Papua, Letda Jihad Tewas Saat Bertugas, Keluarga Menanti Kebenaran
Anggota DPD RI, Hartono, yang turut melayat ke rumah duka, telah menyatakan komitmennya untuk mengawal kasus ini hingga tuntas. Hartono dilaporkan telah berkoordinasi langsung dengan Wakil Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Letjen TNI Rafael Granada Baay, guna memastikan proses penegakan hukum berjalan transparan dan berkeadilan, serta berencana membawa persoalan ini ke meja rapat dewan.
Di sisi lain, Komandan Korem 181/PVT Sorong, Brigjen TNI Slamet Riadi, dan Komandan Grup 6 Kopassus, Brigjen TNI Richard Arnold Y. Sangari, yang memimpin langsung upacara penghormatan terakhir, telah menyampaikan komitmen moral agar pelaku menjalani proses hukum yang berlaku.
Meski demikian, hingga berita ini diturunkan, Markas Komando Pasukan Khusus (Kopassus) belum merilis satupun pernyataan resmi terkait kronologi utuh, motif penembakan, maupun status penahanan pelaku yang merenggut nyawa perwira muda lulusan pendidikan lanjutan Rusia tersebut. Publik dan keluarga kini menanti pembuktian transparansi peradilan militer yang presisi dan berkeadilan.
Editor: Mahesa Apriandi