Dari pantauan di lokasi, genangan air disebabkan buruknya drainase di sekitar jalur tol yang tak mampu menampung curah hujan tinggi. Beberapa pengendara juga memilih menepi dan menunggu air surut.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Jasa Marga atau petugas tol terkait penanganan banjir tersebut. Petugas di lapangan hanya mengatur arus lalu lintas secara manual agar tidak terjadi penumpukan lebih parah.
Pengendara diimbau untuk menghindari ruas tol KM 23 dan mencari jalur alternatif apabila memungkinkan, hingga kondisi banjir terkendali dan lalu lintas kembali normal.
Editor : Mahesa Apriandi
Artikel Terkait
