Sementara itu, aktivis wilayah selatan Lebak, Asep Sudjana, mendesak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) maupun instansi terkait untuk segera turun tangan menangani persoalan tersebut.
Menurut Asep, langkah cepat berupa pembersihan sampah dan pengerukan sedimen di saluran irigasi harus segera dilakukan guna mencegah banjir meluas ke wilayah lain.
“Kami berharap ada penanganan darurat secepatnya dari pemerintah daerah. Selain itu, perlu solusi jangka panjang berupa normalisasi total saluran irigasi DI Cilangkahan 2 agar kejadian serupa tidak terus berulang setiap musim hujan,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, sejumlah rumah warga masih terdampak genangan air, sementara warga berharap adanya perhatian serius dari pemerintah untuk memperbaiki infrastruktur irigasi yang sudah lama dikeluhkan tersebut.
Editor : Mahesa Apriandi
Artikel Terkait
