LEBAK, iNewsBanten – Upaya memperkuat basis data sektor pariwisata terus dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Lebak. Salah satunya melalui pelaksanaan pelatihan bagi petugas Survei Bidang Jasa Pariwisata (SBJP) 2026 yang digelar selama dua hari, 12–13 Maret 2026.
Pelatihan ini menjadi langkah awal sebelum para petugas turun langsung ke lapangan untuk melakukan pendataan berbagai aktivitas usaha pariwisata di wilayah Kabupaten Lebak. Kegiatan dilaksanakan secara bauran atau hybrid, yakni secara daring dan dilanjutkan dengan pertemuan langsung di Kantor BPS Lebak.
Sebanyak 27 petugas dilibatkan dalam kegiatan tersebut, terdiri dari 6 petugas pemeriksa dan 21 petugas lapangan yang nantinya akan menjadi ujung tombak pengumpulan data. Mereka akan melakukan pendataan secara langsung terhadap berbagai unit usaha di sektor pariwisata.
Kepala BPS Kabupaten Lebak Eka Yuliani menegaskan bahwa kualitas data menjadi faktor penting dalam menentukan arah pembangunan sektor pariwisata daerah. Tanpa data yang kuat, kebijakan pembangunan wisata berisiko tidak tepat sasaran. Jum'at, (13/03/2026).
Menurutnya, sektor pariwisata memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, terutama di wilayah Lebak yang memiliki kekayaan alam dan budaya yang beragam, mulai dari pantai selatan, kawasan adat Baduy, hingga berbagai destinasi wisata alam lainnya.
Editor : Mahesa Apriandi
Artikel Terkait
