SERANG, iNewsBanten - Hujan deras yang mengguyur wilayah Serang dan sekitarnya dalam sepekan terakhir menyebabkan banjir di sejumlah daerah. Salah satunya terjadi di Desa Pringwulung, Kecamatan Bandung, Kabupaten Serang, Banten.
Banjir tidak hanya menggenangi akses jalan dan merendam rumah warga, tetapi juga merendam ratusan hektare sawah milik petani. Genangan air telah berlangsung selama sekitar satu minggu terakhir.
Salah seorang warga, Bahrudin, mengatakan banjir di wilayah tersebut kerap terjadi setiap musim penghujan. Menurutnya, area persawahan selalu menjadi langganan terendam air saat curah hujan tinggi.
“Setiap musim hujan pasti banjir, sawah kami selalu terendam. Sekarang sudah hampir seminggu,” ujar Bahrudin, Rabu (14/1/2026).
Ia menuturkan, padi yang baru ditanam sekitar satu bulan lalu kini terendam banjir dengan ketinggian air di titik terdalam mencapai hingga tiga meter. Kondisi tersebut membuat area persawahan tampak seperti lautan kecil.
Bahrudin memastikan tanaman padi milik warga sudah tidak dapat diselamatkan dan dipastikan membusuk akibat terendam terlalu lama.
“Kalau sudah seperti ini, sudah pasti busuk, gagal panen,” katanya.
Warga menduga banjir terjadi akibat tingginya intensitas hujan yang mengguyur wilayah Serang, ditambah dengan luapan Sungai Ciujung. Selain itu, keberadaan bangunan pabrik di kawasan industri sekitar lokasi juga dinilai memperparah kondisi karena diduga menyumbat aliran air.
Para petani berharap pemerintah daerah segera turun tangan untuk mencari solusi agar banjir tidak terus berulang setiap musim hujan, mengingat dampaknya sangat merugikan dan mengancam mata pencaharian warga.
Editor : Mahesa Apriandi
Artikel Terkait
