Ia menjelaskan, ada 12 warga binaan yang secara khusus ditargetkan membaca lima juz per hari, secara berkelompok.
“Kalau dikumpulkan, dalam sehari kami bisa dua kali khatam Al-Qur’an secara bersama-sama, biasanya dilakukan pada malam hari,” katanya.
Menurutnya, tantangan terbesar bukan hanya menyelesaikan target bacaan, tetapi menjaga konsistensi dan keikhlasan selama menjalankannya.
Sementara itu, Kepala Lapas Kelas III Rangkasbitung, Muarif Khakim, menyebut antusiasme warga binaan di luar perkiraan.
Editor : Mahesa Apriandi
Artikel Terkait
