Puluhan Sekolah di Lebak Pertanyakan Program MBG Berhenti, Ribuan Siswa Menunggu Kembali Dibagikan

Kusnadi
Sejumlah pegawai dapur MBG tengah merapikan makanan ke dalam ompreng. Foto: iNewsBanten.

LEBAK, iNewsBanten – Puluhan sekolah dan ribuan siswa di Kabupaten Lebak, Banten mempertanyakan tidak berjalannya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam beberapa hari terakhir. Program yang sebelumnya rutin dibagikan kepada para siswa itu kini belum kembali didistribusikan.

 

Sejumlah wali murid mengaku mempertanyakan penghentian sementara program tersebut. Namun, kritik yang disampaikan masyarakat disebut bertujuan agar program MBG ke depan bisa berjalan lebih baik, terutama dari sisi kualitas gizi dan porsi makanan.

 

Salah seorang wali murid, Rismawati, mengatakan kritik yang selama ini disampaikan masyarakat bukan untuk menjatuhkan program, melainkan sebagai bentuk masukan agar menu yang diberikan kepada siswa lebih baik.

 

“Kami sering mengkritisi sejumlah menu yang dibagikan kepada siswa. Tujuannya agar ke depan menu MBG bisa lebih baik lagi, sesuai standar gizi dan juga sebanding dengan porsi anggarannya,” ujar Rismawati kepada iNewsBanten. Jum'at (13/03/2026).

 

Sementara itu, Destri Wanti, salah satu siswi SDN 1 Sumberwaras, Kecamatan Malingping, mengaku menantikan kembali hadirnya program makan siang gratis di sekolahnya. Ia menyebut sudah beberapa hari program tersebut tidak lagi dibagikan.

“MBG sudah beberapa hari tidak ada. Padahal kami di sekolah sangat menantikan program makan siang gratis itu,” katanya.

 

Menanggapi hal tersebut, salah satu pihak pengelola dapur MBG di Kecamatan Malingping menjelaskan bahwa pendistribusian makanan sementara dihentikan karena masih menunggu proses pembayaran.

 

“Sementara pendistribusian dihentikan karena masih menunggu pembayaran. Saat ini sedang didorong dan diupayakan oleh PIC BGN Regional 2 Banten,” ujarnya.

 

Ia menambahkan keterlambatan pencairan dana tidak hanya terjadi di satu dapur saja, tetapi juga dialami beberapa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) lainnya di Kabupaten Lebak.

 

“Kejadian ini bukan hanya di tempat kami saja. Beberapa SPPG di Kabupaten Lebak juga mengalami keterlambatan pencairan. Semoga paling lambat besok sudah ada pencairan, sehingga dapur bisa kembali melayani para KPM,” harapnya.

Editor : Mahesa Apriandi

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network