“Penempatan harus sesuai kompetensi, pola rotasi perlu diperkuat, dan integritas menjadi hal utama. Pelayanan juga harus berbasis akuntabilitas,” tegasnya.
Kepala Lapas Kelas IIA Serang, Riko Stiven, turut mendampingi kegiatan tersebut. Dia mengatakan siap menjalankan arahan guna meningkatkan kualitas pelayanan.
Silmy menambahkan, tata kelola SDM yang adaptif sangat penting untuk mendukung program ketahanan pangan, menjaga keamanan, serta memperkuat rehabilitasi warga binaan.
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mendorong sistem pemasyarakatan yang lebih profesional, transparan, dan berorientasi pada pembinaan.
Editor : Mahesa Apriandi
Artikel Terkait
