Aktivis Soroti Dugaan Kelemahan Verifikasi Data SPMB Banten, Minta Audit Sistem Domisili

Erdi
Dindikbud Banten membuka layanan pengaduan bagi calon peserta didik yang mengalami kendala data dan titik koordinat dalam proses SPMB 2026.

SERANG, iNewsBanten - Aktivis Rakyat Banten Bersatu, Khaerul Huda, menyoroti munculnya sejumlah keluhan masyarakat terkait dugaan ketidaksesuaian titik koordinat rumah calon peserta didik dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Banten 2026. 

 

Menurutnya, persoalan tersebut perlu mendapat perhatian serius karena berpotensi memengaruhi hasil seleksi jalur domisili yang menjadi salah satu jalur utama penerimaan siswa baru.

 

Khaerul menilai munculnya kesalahan koordinat menunjukkan masih adanya celah dalam proses verifikasi dan validasi data sebelum sistem dibuka untuk pendaftaran. Ia mempertanyakan mekanisme pengawasan yang diterapkan terhadap data calon peserta didik, terutama pada tahapan pra-SPMB yang menjadi dasar penentuan lokasi domisili siswa.

 

"Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Banten perlu melakukan audit internal untuk memastikan apakah persoalan tersebut murni terjadi akibat kesalahan penginputan data atau terdapat kelemahan pada sistem yang digunakan," ujarnya kepada iNewsBanten Rabu (10/06/2026).

Editor : Mahesa Apriandi

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network