LEBAK, iNewsBanten – Paguyuban Pengelola Wisata dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) se-Kabupaten Lebak menggelar acara halalbihalal di Pantai Kelapa Warna, Desa Panyaungan, Kecamatan Cihara kabupaten Lebak Banten,sebagai momentum memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Lebak, Jumat 10 April 2026.
Kegiatan yang dihadiri perwakilan dari sekitar 40 destinasi wisata ini berlangsung khidmat di bawah koordinasi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Lebak.
Acara ini dihadiri langsung oleh Kepala Disbudpar Kabupaten Lebak, Yosep Mohamad Holis, beserta jajaran, Ketua Pokdarwis Provinsi Banten Lili Suheli, Ketua Pokdarwis Kabupaten Lebak Manik Pramanik, serta Ketua Balawista Kabupaten Lebak, A Erwin.
Selain sebagai ajang silaturahmi pasca-Lebaran, pertemuan ini menjadi wadah diskusi strategis antara pegiat wisata dengan pemerintah. Yosep memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi Pokdarwis yang selama ini menjadi ujung tombak dalam meningkatkan sektor pariwisata di Lebak.
Dia menegaskan bahwa para pengelola yang hadir merupakan pelaku wisata legal yang telah berkontribusi nyata bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pajak rekreasi dan hiburan.
“Kami sangat antusias dan memberikan respon positif kepada Pokdarwis Lebak yang telah bahu-membahu memajukan pariwisata. Ke depan, kami berkomitmen untuk terus mendukung wadah ini agar lebih maju,” ujar Yosep.
Dalam sesi penyampaian aspirasi, sejumlah pengelola wisata menyuarakan harapan terkait perbaikan infrastruktur.
Pengelola Pantai Kelapa Warna, misalnya, mengusulkan adanya pembangunan bronjong (penahan tanggul) di Muara Cibeber Sungai Cikirai. Hal ini dinilai mendesak guna perluasan lahan untuk spot foto dan area bermain agar lebih tertata.
Isu legalitas juga menjadi sorotan utama. Bunda Ana dari Pantai Komando meminta pemerintah bertindak tegas terhadap objek wisata ilegal. Dia menyarankan agar destinasi tersebut dibantu proses legalisasinya atau ditertibkan demi menjaga kualitas citra pariwisata Lebak.
Senada dengan hal tersebut, Kang Arya Mega dari 12 Naga Karian berharap objek wisata Waduk Karian mendapatkan perhatian lebih, khususnya dalam hal fasilitas keselamatan. Ia mengusulkan pengadaan perahu karet sebagai langkah antisipasi kecelakaan (laka) danau di area Karian.
Di sisi lain, Ketua Balawista Lebak, Erwin, menyampaikan laporan positif mengenai keamanan selama musim libur lebaran. Menurutnya, angka kecelakaan laut tahun ini tercatat minim berkat kesiapsiagaan tim Balawista yang bersiaga di seluruh titik pantai.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah dan pelaku lapangan semakin solid, sehingga kendala infrastruktur maupun regulasi dapat segera teratasi demi kemajuan pariwisata Kabupaten Lebak yang lebih baik.
Editor : Mahesa Apriandi
Artikel Terkait
