BreakingNews! Sheikh Ibrahim Al Madani Wafat Usai Kumandangkan Azan Subuh Terakhir di Masjidil Haram

Chaerul/Irul
Muazin Masjidil Haram, Sheikh Ibrahim Al Madani, (foto istimewa)

Sheikh Ibrahim Al Madani diketahui lahir di Madinah pada 1976. Ia tumbuh di lingkungan keluarga yang religius dan mendapat pendidikan Al-Qur'an sejak usia dini. Sang kakek yang dikenal sebagai penghafal Al-Qur'an disebut memiliki pengaruh besar dalam perjalanan keagamaannya.

Kecintaan Al Madani terhadap azan sudah terlihat sejak usia remaja. Ketika berusia sekitar 15 tahun, ia mulai dipercaya mengumandangkan azan di sebuah masjid di lingkungan tempat tinggalnya di Madinah.

Tugas tersebut dijalani bersama sejumlah warga secara bergiliran hingga ia menyelesaikan pendidikan perguruan tinggi. Setelah itu, Al Madani sempat meninggalkan aktivitas sebagai muazin karena bekerja sebagai pengajar di luar Madinah.
Sekitar 2007-2008, ia kembali mendapat kesempatan untuk mengumandangkan azan di Masjid Al-Maddah.

Kariernya kemudian berlanjut hingga akhirnya dipercaya menjadi bagian dari jajaran muazin Masjidil Haram sekitar 2017-2018. Latar belakangnya yang tumbuh di Madinah turut membentuk karakter lantunan azannya. Meski demikian, Al Madani juga mempelajari karakter azan Makkah sejak masih muda.

Editor : Mahesa Apriandi

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network