Dalam pemberitaan sebelumnya, Ketua DPRD Kabupaten Serang Bahrul Ulum menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah mengupayakan penanganan kemacetan di kawasan Bojonegara, salah satunya melalui rencana pelebaran jalan.
"Cuman memang penanganannya tidak bisa dilakukan secara instan, tetapi butuh proses. Solusinya sudah ada pelebaran jalan, namun butuh waktu dan proses," ujar Ulum sebagaimana diberitakan sebelumnya.
Ulum juga menekankan pentingnya pengawasan terhadap operasional kendaraan tambang agar ketentuan yang telah diatur melalui keputusan gubernur dapat diterapkan secara konsisten di lapangan.
Bagi SIJHI Kabupaten Serang, rencana pelebaran jalan perlu diikuti dengan pengawasan angkutan tambang dan pengendalian dampak lingkungan. Penanganan yang hanya berfokus pada kemacetan dikhawatirkan belum menyelesaikan seluruh persoalan yang berkaitan dengan kegiatan pertambangan.
Momentum lima abad Kabupaten Serang diharapkan menjadi kesempatan bagi pemerintahan Zakiyah-Najib untuk memperkuat koordinasi, mengevaluasi kebijakan, dan memastikan penanganan persoalan tambang serta kendaraan ODOL berjalan secara konsisten.
SIJHI Kabupaten Serang menilai keberhasilan pembangunan daerah perlu dilihat tidak hanya dari pembangunan infrastruktur, tetapi juga dari perlindungan lingkungan, keselamatan masyarakat, dan kemampuan pemerintah menghadirkan penyelesaian terhadap persoalan yang berlangsung di wilayahnya.
Editor : Mahesa Apriandi
Artikel Terkait
