Salah seorang warga Desa Cihara, Juli, mengatakan kesulitan air bersih telah dirasakan masyarakat selama kurang lebih empat bulan terakhir. Bahkan, menurutnya, sebagian warga sudah hampir tiga bulan mengandalkan air sungai untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
"Betul, selama empat bulan terakhir ini kami mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat kemarau panjang. Hampir tiga bulan kami hanya mengandalkan air sungai ini untuk kebutuhan sehari-hari," ujar Juli, Kamis (15/10/2026).
Persoalan yang dihadapi warga bukan hanya terbatasnya sumber air, tetapi juga jarak yang harus ditempuh untuk mendapatkannya. Juli menyebut lokasi pengambilan air berada sekitar tiga kilometer dari tempat tinggalnya.
Editor : Mahesa Apriandi
Artikel Terkait
