TANGERANG, iNewsBanten – Kehadiran Underpass Bitung di Kabupaten Tangerang, Banten, diproyeksikan mampu mengurangi kemacetan di jalur arteri Tangerang-Serang. Tingkat kejenuhan lalu lintas di kawasan tersebut diperkirakan turun dari 0,9610 menjadi 0,5159 setelah underpass beroperasi.
Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengatakan angka derajat kejenuhan saat ini menunjukkan kondisi lalu lintas di Simpang Bitung sudah mendekati kapasitas maksimal.
AHY berharap, pembangunan underpass yang ditargetkan rampung pada Februari 2027 dapat mengurangi kepadatan kendaraan secara signifikan.
"Angka yang bisa dilihat bahwa hari ini bisa dikatakan tingkat kemacetannya itu hampir angka satu ya. Angka satu adalah berarti macetnya macet parah, macet total, sedangkan kita berusaha untuk mengurangi ini di angka 0,5," kata AHY saat meninjau pembangunan Underpass Bitung, Jumat (6/11/2026).
Menurut AHY, pengurangan kemacetan di jalur tersebut juga diharapkan meningkatkan konektivitas antarwilayah dan produktivitas industri. Pasalnya, jalur arteri Tangerang-Serang menjadi akses penghubung sejumlah kawasan industri hingga Pelabuhan Merak.
Dengan lalu lintas yang lebih lancar, kendaraan logistik diharapkan dapat bergerak lebih cepat sehingga distribusi barang dan komoditas menjadi lebih efisien.
Editor : Mahesa Apriandi
Artikel Terkait
