"Sekaligus meningkatkan produktivitas, karena perjalanan yang lancar artinya juga kendaraan-kendaraan, truk-truk logistik juga bisa bergerak lebih cepat, distribusi komoditas juga bisa lebih cepat, dan mendekatkan masyarakat dengan berbagai lokasi yang memang dituju setiap harinya," ujar AHY.
Sementara itu, Plt Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kementerian Pekerjaan Umum, Indra Gunawan, mengatakan pembangunan Underpass Bitung ditargetkan selesai pada 25 Februari 2027.
Setelah konstruksi rampung, underpass akan menjalani uji coba selama 30 hari sebelum difungsikan secara resmi.
"Jadi selama 30 hari ini memang underpass akan kita buka, tapi statusnya dalam masa uji coba. Jadi selama masa uji coba nanti apabila terjadi kerusakan domain underpass, bisa kita lakukan perbaikan tutup sementara," kata Indra.
Indra menjelaskan, Underpass Bitung akan menerapkan sistem satu arah dari Kota Tangerang menuju Kabupaten Tangerang dan Kabupaten Serang.
Sementara itu, kendaraan dari arah Kabupaten Serang dan Kabupaten Tangerang menuju Kota Tangerang tetap menggunakan jalur atas. Skema serupa berlaku bagi kendaraan dari arah Curug menuju Serang atau Kota Tangerang maupun sebaliknya.
"Jadi jalur atas yang sudah menjadi empat lajur kendaraan," tuturnya.
Editor : Mahesa Apriandi
Artikel Terkait
