Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Selaraskan Program Pembangunan Daerah, Pemerintah Kecamatan Anyar Gelar Musrenbang RKPD 2027
Advertisement . Scroll to see content

BMKG: 75,51 Persen Wilayah Indonesia Akan Mengalami Musim Kemarau

Sabtu, 20 Agustus 2022 | 07:50 WIB
  • author Binti Mufarida
BMKG: 75,51 Persen Wilayah Indonesia Akan Mengalami Musim Kemarau
BMKG: hingga pertengahan bulan Agustus 2022 ini sebanyak 75,51% dari jumlah Zona Musim (ZOM) di Indonesia akan mengalami kemarau (ist)

SERANG, iNewsBanten - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan hingga pertengahan bulan Agustus 2022 ini sebanyak 75,51% dari jumlah Zona Musim (ZOM) di Indonesia telah mengalami musim kemarau. Di mana 8 daerah di Indonesia tidak mengalami hujan lebih dari 2 bulan.

“Saat ini telah sekitar 75,51% dari jumlah ZOM (Zona Musim) yang ada di Indonesia mengalami musim kemarau dan 8 daerah tidak mengalami hujan lebih dari 2 bulan. Waspada dampak kurang hujan,” tulis BMKG dikutip dari keterangan resminya, Sabtu (20/8/2022).

BMKG mengatakan wilayah yang sedang mengalami musim kemarau meliputi Aceh, Sumatera Utara, sebagian Riau, Sumatera Barat, sebagian Jambi, sebagian Sumatera Selatan, sebagian Banten & DKI Jakarta.

Kemudian, sebagian Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, sebagian Kalimantan Selatan, sebagian Kalimantan Timur, sebagian Sulawesi Selatan, sebagian Sulawesi Tenggara, sebagian Sulawesi Tengah, sebagian Sulawesi Barat, sebagian Maluku, sebagian Papua Barat dan Papua.

Sementara itu, dari data BMKG, daerah yang sudah lama tidak mengalami hujan hingga berada pada kategori panjang ekstrem yakni ada di NTT yakni Rambangaru - Sumba Timur (144 hari), Busalangga - Rote Ndao (87 hari), Mapoli-Oepoi - Kota Kupang (68 hari), Sulamu - Kupang (65 hari), Daleko - Sabu Raijua (62 hari). Kemudian, di NTB yakni Woha - Bima (74 hari), Perigi - Lombok Timur (68 hari), Labuhan Badas - Sumbawa (62 hari).

Editor: Mahesa Apriandi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut