Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : PBNU: Lingkungan Pesantren Harus Bebas Kekerasan dan Diskriminasi
Advertisement . Scroll to see content

Diduga Cabuli Santrinya, Ratusan Warga Geruduk dan Merusak Rumah Pimpinan Ponpes di Kabupaten Serang

Minggu, 01 Desember 2024 | 21:42 WIB
  • author Muhamad Elfan Setiawan
Diduga Cabuli Santrinya, Ratusan Warga Geruduk dan Merusak Rumah Pimpinan Ponpes di Kabupaten Serang
Diduga Cabuli Santrinya, ratusan Warga Geruduk dan Merusak Rumah Pimpinan Ponpes di Desa Badak Gembor kecamatan Cikande Kabupaten Serang, minggu 01/12/2024 (ist)

SERANGiNewsBanten - Ratusan warga mengerebek sebuah pondok pesantren  Bani Mamun di Kp. Badak, Desa. Gembor, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang Banten, pada Minggu Siang (01/12/2824) 

Setelah mendengar kabar bahwa pemimpin ponpes tersebut diduga mencabuli salah satu santriwatinya. 

Tidak menemukan pelaku, massa yang marah menghancurkan sejumlah barang hingga membakar ponspes. 

Kapolsek Cikande Kompol Andri Surya Kurniawan, menjelaskan kejadian tersebut  bahwa pihaknya telah mengamankan pelaku untuk menghindari aksi massa yang semakin memanas. 

“Kami telah mengamankan tersangka untuk proses hukum lebih lanjut" ujarnya. 

Menurut informasi yang dihimpun, pelaku diduga melakukan aksi bejatnya dengan memanfaatkan posisinya sebagai pemimpin ponpes. Kasus ini terungkap setelah korban, yang masih di bawah umur, menceritakan kejadian tersebut kepada keluarganya. Tidak terima dengan perlakuan pelaku, keluarga korban melapor ke pihak berwajib.

Kabar ini cepat menyebar di masyarakat, memicu kemarahan warga yang kemudian mendatangi ponpes untuk meminta pertanggungjawaban. Aparat kepolisian dan tokoh masyarakat segera turun ke lokasi untuk meredam emosi massa.

“Saya sangat kecewa mendengar kasus ini. Kami berharap pelaku dihukum seberat-beratnya" ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Editor: Mahesa Apriandi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut