Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Hadirkan Kelas Fundamen Upaya DEMA STISNU Aktifkan Ruang Diskusi Mahasiswa
Advertisement . Scroll to see content

Maraknya Pemilih Jenuh Pilkada Serentak 2024, Sua.ra Logika: Akibat Praktik Demokrasi Transaksional

Selasa, 03 Desember 2024 | 19:53 WIB
  • author Erdi
Maraknya Pemilih Jenuh Pilkada Serentak 2024, Sua.ra Logika: Akibat Praktik Demokrasi Transaksional
Topan Bagaskara Koordinator Sua.ra Logika menilai anjloknya partisipasi pemilih disebabkan maraknya praktik demokrasi transaksional (Foto: Istimewa).

Topan juga melanjutkan kondisi ini yang melahirkan kejenuhan dalam demokrasi Indonesia, bukan jenuh karena jarak pemilihan. Pesta demokrasi di Indonesia selalu saja diwarnai prilaku ini. Apalagi ada dugaan dalam Pilkada kali ini Pejabat Daerah, TNI/Polri ikut terlibat memenangkan salah satu paslon.

"Karakteristik (politik uang) ini merupakan roh dari demokrasi kapitalis. Di satu sisi lagi, rakyat yang sudah terlalu lama dikecewakan sehingga menjadi apatis, skeptis dan pesimis. Suasana Ini yang menciptakan kejenuhan demokrasi di Indonesia," tambahnya.

Selain itu, Topan menegaskan nilai-nilai ideal demokrasi Indonesia harus kembali diletakkan pada wilayah demokrasi kerakyatan yang berjarak pada demokrasi liberal-kapitalis. 

"Demokrasi kerakyatan tentu akan menyentuh nilai kolektif, kesetaraan dan kemanusiaan," tegas Topan.

Editor: Mahesa Apriandi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut