Menanam Adab di Tengah Arus Globalisasi: Ikhtiar Baru Pendidikan di Cilegon
Ridwan menyebut sejumlah program unggulan telah disiapkan, mulai dari penguatan nilai adab, hafalan Juz 30, doa harian, Tamyiz (metode cepat memahami bahasa Arab), hingga program bilingual yang menjadi identitas khas jaringan pendidikan Al Azhar.
Selain itu, sekolah ini juga memperhatikan kualitas ruang belajar. Fasilitas seperti perpustakaan modern, laboratorium, lapangan olahraga, hingga toilet yang bersih dirancang agar menunjang kenyamanan dan efektivitas pembelajaran.
Menariknya, grand opening ini langsung disambung dengan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa baru. Namun, MPLS di sekolah ini dirancang jauh dari kesan formal dan kaku. Anak-anak diajak mengenal lingkungan sekolah melalui aktivitas yang menyenangkan, edukatif, dan mempererat ikatan emosional antara guru dan murid.
Bagi orang tua murid, kehadiran Al Azhar 40 menjadi angin segar. Di tengah kekhawatiran akan degradasi moral generasi muda dan tantangan era digital, sekolah ini menawarkan pendekatan pendidikan yang menyentuh akar persoalan: pembentukan karakter sejak usia dini.
Kini, tinggal bagaimana sekolah ini membuktikan visinya dalam praktik sehari-hari. Sebab, tantangan pendidikan hari ini bukan sekadar soal kurik.
Editor : Mahesa Apriandi