Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Atap Bocor dan Lantai Tanah, Lansia 70 Tahun di Warunggunung Pasrah Menatap Rumahnya yang Lapuk
Advertisement . Scroll to see content

Donor Darah dari Balik Tembok Lapas Serang: Wujud Kemanusiaan Tanpa Batas

Kamis, 13 November 2025 | 16:13 WIB
  • author Erdi
Donor Darah dari Balik Tembok Lapas Serang: Wujud Kemanusiaan Tanpa Batas
Lapas Serang Gelar Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis untuk Warga Sekitar, foto: ist

SERANG, iNewsBanten - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Serang membuka akses kesehatan bagi masyarakat dengan menggelar kegiatan donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis, Kamis(12/11/2025).

Langkah ini menjadi bagian dari upaya sosial lembaga tersebut untuk memperkuat hubungan dengan warga sekitar sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap kesehatan.

Kepala Lapas Serang, Riko Stiven, mengatakan kegiatan ini bukan hanya sekadar perayaan hari bakti, melainkan bentuk nyata kontribusi lembaga pemasyarakatan kepada publik.

“Kami ingin masyarakat melihat bahwa keberadaan Lapas bukan hanya tempat pembinaan narapidana, tetapi juga bagian dari komunitas yang peduli dan berkontribusi bagi lingkungan sekitar,” ujar Riko.

 

Kegiatan donor darah melibatkan petugas Lapas, warga binaan, serta masyarakat umum. Selain itu, disediakan pula layanan pemeriksaan kesehatan gratis seperti pengecekan tekanan darah, gula darah, dan kolesterol yang dilakukan oleh tenaga medis bekerja sama dengan instansi kesehatan daerah.

Riko berharap kegiatan serupa bisa menjadi agenda rutin untuk menumbuhkan kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga kesehatan dan saling membantu melalui donor darah.

“Satu kantong darah bisa menyelamatkan nyawa seseorang. Dari sini kami ingin menanamkan nilai kemanusiaan itu, baik kepada petugas maupun masyarakat,” tambahnya.

 

Kegiatan sosial ini mendapat sambutan positif dari warga sekitar yang memanfaatkan kesempatan untuk memeriksakan kesehatan mereka secara gratis.

Dengan langkah seperti ini, Lapas Serang berupaya menghapus stigma negatif terhadap lembaga pemasyarakatan, menjadikannya bagian aktif dari upaya pembangunan sosial dan kesehatan masyarakat.

Editor: Mahesa Apriandi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut