get app
inews
Aa Text
Read Next : Ketua Forum Kebangsaan Banten: Soeharto Layak Pahlawan Nasional, Tolak Penilaian Emosional.

Harga Cabai di Pasar Rangkasbitung Kian Pedas, Tembus Rp.100.000 per Kilogram

Rabu, 11 Februari 2026 | 20:18 WIB
header img
Salah seorang pedagang cabai di Pasar Rangkasbitung saat diwawancarai media. (Foto: iNews Banten).

LEBAK, iNewsBanten - Harga sejumlah komoditas cabai, khususnya cabai oren dan cabai rawit merah di Pasar Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, dilaporkan merangkak naik dalam beberapa hari terakhir. Kenaikan paling signifikan terjadi pada komoditas cabai yang kini melonjak lebih dari dua kali lipat.

Berdasarkan pantauan di lapangan, harga cabai oren dan rawit merah yang sebelumnya berada di kisaran Rp40.000 per kilogram, kini menembus Rp100.000 per kilogram. Lonjakan tersebut membuat pedagang maupun pembeli mengeluhkan kondisi harga yang tidak stabil. Rabu (11/2/2026).

Heri, salah seorang pedagang di Pasar Rangkasbitung, mengatakan kenaikan harga terjadi akibat pasokan dari daerah penghasil yang terbatas.

Biasanya cabai oren dan rawit cuma Rp40.000 per kilo, sekarang sudah tembus Rp100.000 per kilo. Dari agen memang sudah mahal, jadi kami terpaksa ikut menaikkan harga. Pembeli banyak yang kaget, ujar Heri saat ditemui di lapaknya.

Menurutnya, kenaikan harga cabai jauh lebih drastis dibanding komoditas lainnya. Meski demikian, harga bawang merah dan minyak goreng juga mulai merangkak naik, walau tidak setinggi cabai.

"Sekarang pembeli jarang beli satu kilo. Paling seperempat atau setengah kilo saja. Daya beli memang terasa turun," tambahnya.

Kenaikan harga ini diduga dipengaruhi faktor cuaca yang berdampak pada hasil panen, serta meningkatnya permintaan pasar Warga berharap pemerintah daerah segera melakukan pemantauan dan langkah stabilisasi harga agar lonjakan tidak semakin membebani masyarakat.

Hingga saat ini, aktivitas jual beli di Pasar Rangkasbitung masih berjalan normal. Namun, lonjakan harga cabai yang mencapai lebih dari dua kali lipat menjadi perhatian serius masyarakat.

Editor : Mahesa Apriandi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut