get app
inews
Aa Text
Read Next : Ketua Forum Kebangsaan Banten: Soeharto Layak Pahlawan Nasional, Tolak Penilaian Emosional.

Penggiat Satwa Liar Somasi Balai TNUK Usai Kematian Badak Jawa Hasil Translokasi

Kamis, 12 Maret 2026 | 22:28 WIB
header img
Koordinator Advokat dan Pemerhati Kejahatan Satwa Liar (APKSLI), Nanda Nababan saat diwawancarai media di Balai TNUK, Labuan. Foto: iNewsBanten.

Selain itu, APKSLI juga meminta Kepala Balai TNUK, Ardi Andono, untuk menghentikan sementara seluruh kegiatan pendukung translokasi, termasuk penangkapan individu badak Jawa di alam.

 

“Kami meminta agar tidak dilakukan penangkapan terhadap individu badak Jawa sampai evaluasi menyeluruh selesai dilakukan,” tegasnya.

 

Di sisi lain, Nanda juga mendorong pemerintah untuk lebih fokus pada pengamanan habitat badak Jawa dari berbagai aktivitas ilegal, khususnya perburuan liar yang masih menjadi ancaman serius bagi kelangsungan spesies tersebut.

 

“Kami meminta Dirjen KSDAE, Kementerian Kehutanan, dan Balai TNUK lebih fokus pada pengamanan habitat badak Jawa agar terhindar dari kegiatan ilegal seperti perburuan,” pungkasnya.

 

Badak Jawa sendiri merupakan salah satu mamalia paling langka di dunia yang populasinya hanya tersisa di kawasan Taman Nasional Ujung Kulon. Karena itu, setiap kebijakan pengelolaan spesies ini menjadi perhatian besar bagi para pemerhati konservasi.

Editor : Mahesa Apriandi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut