Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Ibadah Jemaat GKPI di Rajeg Tangerang Dibubarkan, Warga Sebut Tidak Ada Izin
Advertisement . Scroll to see content

Geger Teror Pocong Jadi-Jadian di Rajeg, Pelaku Nyaris Diamuk Warga, Polisi Buru Pembuat Video

Rabu, 20 Mei 2026 | 20:53 WIB
  • author Sultan Tanjung
Geger Teror Pocong Jadi-Jadian di Rajeg, Pelaku Nyaris Diamuk Warga, Polisi Buru Pembuat Video
Kasi Humas Polresta Tangerang, Ipda Sandro saat diwawancara awak media

Geger Teror Pocong Jadi-Jadian di Rajeg Tangerang, Pelaku Nyaris Diamuk Warga, Polisi Buru Pembuat Video

TANGERANG, iNewsBanten.id – Video viral yang memperlihatkan warga menangkap sosok diduga teror pocong jadi-jadian di Rajeg, Kabupaten Tangerang tengah didalami pihak kepolisian. Polisi menduga aksi tersebut sengaja dibuat untuk kepentingan konten dan mencari perhatian di media sosial.

Dalam video yang beredar, terlihat sejumlah warga mengamankan seseorang yang diduga menyamar sebagai pocong pada Rabu (20/5/2026) dini hari. Situasi di lokasi sempat memanas lantaran terduga pelaku hampir menjadi sasaran kemarahan warga.

Kasi Humas Polresta Tangerang, Ipda Sandro mengatakan pihaknya masih melakukan penelusuran terkait kebenaran video serta lokasi pasti kejadian tersebut.

“Diduga hanya konten agar viral. Namun tetap kami dalami,” ujar Sandro, Rabu (20/5/2026).

Menurutnya, polisi juga akan menelusuri pihak yang pertama kali merekam maupun menyebarkan video tersebut untuk mengetahui motif di balik unggahan viral itu.

“Kami akan telusuri siapa pembuat dan penyebar videonya,” katanya.

Sebelumnya, isu teror pocong sempat meresahkan masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Tangerang. Kepolisian menduga isu tersebut dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk menimbulkan ketakutan di tengah masyarakat.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum dipastikan kebenarannya.

“Masyarakat diminta tidak mudah percaya dan tidak menyebarkan informasi yang belum tervalidasi,” ujar Indra.

Berdasarkan hasil penelusuran sementara, polisi menduga isu teror pocong dimanfaatkan sebagai modus untuk menciptakan keresahan di lingkungan permukiman yang berpotensi memicu tindak kriminalitas.

Editor: Mahesa Apriandi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut