Presiden Prabowo Copot Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana Serta Dua Wakilnya
Menurut Prasetyo, keputusan tersebut diambil setelah pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja lembaga yang memiliki peran strategis dalam mendukung agenda peningkatan kualitas gizi masyarakat.
Dia menjelaskan, tugas besar BGN menuntut tata kelola yang kuat, koordinasi lintas sektor yang efektif, serta kepemimpinan yang mampu memastikan berbagai program berjalan tepat sasaran, tepat waktu, dan sesuai prinsip akuntabilitas.
“Presiden terus melakukan monitoring dan evaluasi terhadap seluruh kinerja kabinet termasuk Badan Gizi Nasional,” ujar Prasetyo.
Da menambahkan, evaluasi tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai masukan dari kementerian terkait, masyarakat, hingga para penerima manfaat program makan bergizi gratis yang selama ini dijalankan BGN.
Pemerintah juga menyampaikan apresiasi kepada Dadan Hindayana, Lodewyk Pusung, dan Sony Sanjaya atas kontribusi mereka dalam membangun fondasi kelembagaan dan pengembangan program di Badan Gizi Nasional.
Editor : Mahesa Apriandi