Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Atap Bocor dan Lantai Tanah, Lansia 70 Tahun di Warunggunung Pasrah Menatap Rumahnya yang Lapuk
Advertisement . Scroll to see content

Harga Obat di Pandeglang Naik hingga 30 Persen, Warga dan Apotek Mengeluh

Senin, 15 Juni 2026 | 15:46 WIB
  • author Erdi
Harga Obat di Pandeglang Naik hingga 30 Persen, Warga dan Apotek Mengeluh
Dampak nilai tukar rupiah terhadap dolar AS melemah, harga obat-obatan ikut naik. (Foto: iNewsBanten).

PANDEGLANG, iNewsBanten – Kenaikan harga sejumlah obat-obatan di Indonesia mulai dikeluhkan masyarakat, termasuk di Kabupaten Pandeglang, Banten. Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat disebut menjadi salah satu faktor utama yang memicu kenaikan biaya bahan baku dan komponen dalam industri farmasi. Senin, (15/06/2026).

 

Di salah satu apotek yang berada di Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, harga berbagai jenis obat mengalami kenaikan cukup signifikan. Obat-obatan yang umum dikonsumsi masyarakat, seperti obat sakit kepala hingga obat maag, kini dijual dengan harga lebih tinggi dibanding beberapa bulan sebelumnya.

 

Pemilik apotek Banjar Medika Farma, Atih Abdul Hakim, mengatakan kenaikan harga terjadi secara bertahap seiring melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Menurutnya, sebagian besar bahan baku dan komponen yang digunakan industri farmasi masih bergantung pada impor, sehingga perubahan kurs berdampak langsung terhadap harga obat di pasaran.

Editor: Mahesa Apriandi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut