Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pasca Erupsi Anak Krakatau, Puskesmas Anyar Bergerak Cepat Lindungi Warga dari Ancaman Abu Vulkanik
Advertisement . Scroll to see content

Erupsi Gunung Berapi, Debu Vulkanik Bisa Sebkan Penyakit Kanker

Rabu, 16 September 2026 | 20:43 WIB
  • author / Tim iNews
Erupsi Gunung Berapi, Debu Vulkanik Bisa Sebkan Penyakit  Kanker
Gunung berapi (foto ilustrasi)

Namun, kondisi tersebut tidak berarti seseorang yang menghirup abu vulkanik sekali atau dalam waktu singkat akan langsung terkena kanker.

Risiko dipengaruhi jenis abu, kandungan silika, ukuran partikel, konsentrasi, frekuensi, serta lama paparan.

Dalam jangka pendek, abu vulkanik lebih sering menyebabkan iritasi mata dan saluran pernapasan serta dapat memperburuk asma atau penyakit paru yang sudah dimiliki.

Karena itu, masyarakat tetap dianjurkan mengurangi paparan abu. Saat hujan abu pekat, sebaiknya berada di dalam ruangan dan menggunakan perlindungan pernapasan yang sesuai, seperti respirator N95, jika harus beraktivitas di luar.

Dengan demikian, abu vulkanik memang memiliki potensi risiko kesehatan, tetapi bukan berarti setiap orang yang menghirupnya akan terkena kanker. Risiko kanker lebih berkaitan dengan paparan silika kristalin yang tinggi dan berlangsung lama.

Editor: Mahesa Apriandi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut