Hari Kesembilan, Pencarian Speed Boat Arupadhatu 1 Masih Nihil, 5 Jurnalis dan 3 ABK Belum Ditemukan
Operasi melibatkan unsur Basarnas, TNI, Polri, serta potensi SAR lainnya. Sejumlah armada yang dikerahkan antara lain KRI Dewa Kembar, KRI Leuser, KRI Lepu, KRI Kerambit, KRI Teluk Gilimanuk, KN SAR Tetuka, KN SAR Basudewa, KN SAR Antasena, KN Damaru, KAL Anyer, KAL Pahowang, KP Sanjaya, RIB 02 Banten, RIB 02 Lampung, dan RBB Pulau Peucang.
Selain penyisiran melalui jalur laut, Tim SAR Gabungan juga menggunakan dua unit drone thermal Basarnas untuk melakukan pemantauan.
Pencarian turut diperluas melalui pemapelan kepada Kantor SAR Bengkulu. Tim di wilayah tersebut diminta melakukan penyisiran darat serta pemantauan menggunakan rubber boat di sekitar pesisir Pulau Enggano dan perairan Bengkulu.
Namun, hingga seluruh rangkaian operasi hari kesembilan berakhir, tim belum menemukan delapan korban maupun speed boat Arupadhatu 1.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Al Amrad, mengatakan seluruh unsur dan sarana yang tersedia telah dioptimalkan untuk memperluas cakupan pencarian.
Editor: Mahesa Apriandi