Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : KLHK: 22 Perusahaan Selesai Didekontaminasi dari Paparan Radiasi Cesium-137
Advertisement . Scroll to see content

Di Balik Revisi RTRW Kabupaten Serang, Kepentingan Investor atau Ketahanan Pangan?

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:09 WIB
  • author Erdi
Di Balik Revisi RTRW Kabupaten Serang, Kepentingan Investor atau Ketahanan Pangan?
Kantor Bupati dan DPRD Kabupaten Serang. Rencana revisi RTRW 2026 menuai sorotan BRANTAS lantaran dikhawatirkan membuka peluang alih fungsi lahan pertanian menjadi kawasan industri. (Foto: Istimewa)

“BRANTAS tidak antiinvestasi. Tetapi jangan sampai atas nama investasi, sawah berubah menjadi pabrik, daerah resapan air menjadi pergudangan, dan masyarakat justru kehilangan mata pencaharian. Pembangunan harus memberikan manfaat bagi rakyat, bukan hanya menguntungkan segelintir pihak,” katanya.

BRANTAS Kabupaten Serang juga mendorong DPRD melakukan pengawasan secara ketat terhadap proses revisi RTRW. Keterbukaan peta zonasi, kajian lingkungan, perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan, serta keterlibatan masyarakat dinilai menjadi hal penting agar perubahan kebijakan tata ruang tidak menimbulkan persoalan baru.

Khaerul mempertanyakan sejauh mana DPRD Kabupaten Serang menjalankan fungsi pengawasan terhadap perubahan tata ruang yang berpotensi berdampak langsung pada kehidupan masyarakat.

“Kami meminta DPRD Kabupaten Serang tidak sekadar menjadi penonton. Revisi RTRW ini harus diawasi secara serius. Jangan sampai perubahan tata ruang justru menjadi pintu masuk kepentingan bisnis yang mengabaikan keselamatan lingkungan dan masa depan pertanian di Kabupaten Serang,” ujarnya.

Lebih lanjut, Khaerul menilai pemerintah daerah perlu memberikan kepastian bahwa revisi RTRW bukan sekadar membuka ruang bagi perluasan industri. Kebijakan tersebut harus memiliki manfaat pembangunan yang terukur, menjaga keseimbangan lingkungan, serta memberikan perlindungan terhadap hak-hak masyarakat.

Editor: Mahesa Apriandi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut